Ratusan Warga Padang Kembali Mencoblos, Karena Ini

PSU di TPS 10 Lubeg, Padang

HORASNEWS.COM-Ratusan warga Kelurahan Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatra Barat kembali mencoblos Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang. Pemungutan Suara Ulang (PSU) ini karena tiga orang warga mencoblos di TPS 10, sementara mereka tidak terdaftar sebagai pemilih di TPS tersebut. Satu orang diantaranya Aparat Sipil Negara (ASN).

Satu per satu warga Kelurahan Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatra Barat kembali mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) 10, Minggu (1/7/2018) pagi.

Mereka mencoblos calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, masing-masing Emzalmi-Desri Ayunda dan Mahyeldi-Hendri Septa.

Warga Kampung Jua Mencoblos di TPS 10

Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 10 ini digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang setelah adanya rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Padang.

Isi rekomendasi itu, digelar PSU di TPS 10 karena ditemukan tiga warga ikut mencoblos Pilkada, tanggal 27 Juni 2018. Sementara mereka tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS tersebut. Satu orang diantaranya Aparat Sipil Negara (ASN).

Menurut Ketua Bawaslu Padang Dorri Putra, saat Pilkada lalu, ketiga warga tersebut sudah dilarang untuk tidak mencoblos, tetapi KPPS tetap saja memberikan surat suara kepada mereka. Dia tidak menyebut nama-nama ketiga warga tersebut.

“Makanya Panwas Kecamatan mengeluarkan rekomendasi dan digelarlah PSU,” ujar Dorri. Kasus seperti ini hanya terjadi di TPS 10.

Ketua KPU Padang Muhammad Sawati mengakui tidak mengalami kesulitan menggelar PSU. Seluruh logistic dan perlengkapan lainnya sudah disiapkan. “Buktinya hari ini PSU tetap kita jalankan sesuai dengan rekomendasi Bawaslu,” ujarnya, sambil menambahkan di TPS 10 ini ada 447 DPT.  (red)

loading...

Tuliskan Komentar Anda