Putra Tobasa Ini Masuk Islam di Padang Panjang

HORASNEWS.COM-Masundung Siahaan warga Penamparan, Kabupaten Toba Samosir, Sumatra Utara saat ini sudah masuk islam. Anak batak yang lahir 03 Oktober 1993 ini berstatus tahanan di Kapolres Kota Padang Panjang, Sumata Barat.

Karena sudah masuk islam, diapun  telah berganti nama menjadi “Ahsan Abdul Hadi Siahaan”. Prosesi masuk islam  usai Sholat Dzohor Rabu, tanggal 18 Oktober 2017, di Mushola Kapolres Kota Padang Panjang, Sumbar.

Masundung melafadzkan dua kalimat syahadat di hadapan para saksi dan Pemerintah Kota Padang Panjang serta jajaran Polres Padang Panjang ditambah lagi dengan Rekan-Rekan Pers se-Kota Padang Panjang.

Dengan penuh kesadaran dan keikhlasan Masundung (Ahsan) mengucapkan dua kalimah Syahadat untuk meninggalkan agama yang sebelumnya yang dia anut yaitu Kristen Katolik, demi masuk dan memeluk agama Islam.

Penyadaran untuk memeluk agama Islam ini telah berlangsung cukup lama, dimana Ahsan telah sadar dari sejak dia Kuliah di ISI pada Semester II. “Saya memeluk Islam setelah benar-benar menyadari hanya Islam-lah agama yang dijamin Allah Swt kebenarannya,” tutur Masundung.

Menurut dia, tidak ada yang membujuk-bujuk ataupun memaksanya. “Saya masuk Islam dengan kesadaran sendiri. Itu pun setelah mendalami dan membedakan antara kitab Injil dan Al-Qur’an dan saya menemukan bahwa memang benar hanya Islam agama yang kebenarannya telah dijamin Allah Swt,” ungkapnya.

Saat itu saya bertanya pada teman kuliah tentang agama islam ini, cuma dia hanya menjawab jika benar-benar mau masuk islam ‘tanyakan kepada Ustad’ atau orang yang lebih tahu, saya bingung kemana harus bertanya lagi, tapi setelah saya berada di Kapolres ini saya akhirnya mendapatkan petunjuk. Dan akhirnya bapak-bapak dari Kapolres menuntunnya untuk masuk agama islam.

Walikota Padang Panjang Hendri yang hadir saat acara persyahadatan ini mengungkapkan bahwa Kapolres Kota Padang Panjang saat ini memang sangat banyak sekali membawa perubahan untuk Kota Serambi mekkah ini. Banyak inovasi-inovasi yang telah dilakukannya, contohnya hari ini telah hadir seseorang yang ingin menjadi muslim.

Sementara itu Kapolres Padang Panjang AKBP. Cepi Noval, SIK, menjelaskan, semua tahanan yang ada di Kota Padang Panjang ini setiap harinya diberi bekal untuk sholat dan baca Al-Qur’an.

“Kami ajak semua tahanan disini untuk sholat berjamaah serta mengaji bersama, ditambah juga dengan mendengarkan tausiah atau pengajian-pengajian lainnya,” terang Cepi Noval.

Ketua DPRD Kota Padang Panjang juga menambahkan bahwa “Kita selaku umat Islam tentunya harus memberikan kenyamanan untuk Masundung, dan ini merupakan pelajaran untuk kita semua bahwasanya Agama yang mulia itu adalah Islam,” jelas Novi.(Rel)

loading...

Tuliskan Komentar Anda