Polres Dharmasraya Bersihkah Puing-puing Bangunan

HORASNEWS.COM-Jajaran Polres Dharmasraya, Sumatra Barat mulai melayani warga meski dalam kondisi darurat. Sementara itu, sebagian anggota juga mulai membersihkan puing-puing dan arsip dari kantor polres yang dibakar dua orang terduga teroris.

Lima hari pasca dibakarnya Mapolres Dharmasraya oleh dua orang terduga teroris, jajaran polres setempat mulai melakukan aktivitas meski dalam kondisi darurat, Kamis (16/11/2017). Satu per satu seng dan kayu-kayu bangunan yang terbakar dikumpulkan.

Sebagian anggota polisi membersihkan puing-puing yang terbakar sambil mencari dokumen-dokumen masih tersisa. Tidak ada yang tersisa dokumen-dokumen penting di kantor ini karena seluruh bangunan ludes dilalap api.

Sebagian anggota mulia meyalani warga. Seperti pembuatan surat izin mengemudi, surat keterangan berkelakuan baik dan lainnya, meski  pelayanan ini dalam kondisi darurat.

Satu unit mobil keliling dari lantas Polda Sumatra Barat disiagakan di Mapolres ini untuk pelayanan kepada masyarakat Dharmasraya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit meninjau lokasi dibakarnya Mapolres Dharmasraya.

Wakil gubernur prihatin dan meminta kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap aksi teroris.

“Jika ada warga yang dicurigai harus dilaporkan kepada aparat dan jika perlu diusir,” tegas Wagub.

Mapolres Dharmasraya ini dibakar dua orang terduga teroris dari provinsi Jambi. Masing-masing Eka Fitria Akbar 24 tahun dan Enggria Sudarmadi  25 tahun minggu dini hari. Kedua terduga teroris ditembak bati aparat, karena melakukan perlawanan terhadap petugas. (Eko)

loading...

Tuliskan Komentar Anda