Polda Sumbar Bongkar Narkoba Jaringan Internasional

HORASNEWS.COM-Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatar Barat membongkar narkoba jaringan internasional dari negara Belanda. Anehnya, jaringan ini juga dikenalikan dari tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Pariaman.

Demikian ditegaskan Direktur Resnarkoba Polda Sumbar Komisaris Besar Polisi Kumbul KS kepada wartawan di Mapolda Sumbar, Jalan Sudirman Padang, Kamis (02/11/2017) siang.

Menurut Kumbul, narkoba ini terungkap setelah tersangka berinisial Y (28) warga Toboh, Kabupaten Pariaman ditangkap di Jalan Bay Pass, Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, tanggal 28 Oktober 2017.

“Dari tangan tersangka kami menemukan 3 paket yang berisi 214 butir ekstasi dengan berat 86,88 gram yang dibungkus dalam sebuah kantong kain berisi  bedak,” kata Kumbul.

Usai penangkapan tersebut, polisi langsung melakukan pengembangan. Kepada petugas, tersangka Y yang baru keluar dari Lapas kasus narkoba juga itu mengaku bahwa barang haram itu bukan miliknya. Tetapi untuk seseorang di Lapas Pariaman.

“Dengan begitu kami langsung menelusuri pemilik ekstasi itu. Saat diperiksa, tersangka menyebut bahwa barang itu milik dua rekannya yang saat ini mendekam di Lapas Pariaman,” ungkap Kumbul.

Bermodal dari informasi itu, Polda Sumbar kemudian berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM perwakilan Sumbar untuk menangkap dua rekan Y tersebut.

“Di dalam Lapas kelas dua B Pariaman kami berhasil pula menangkap tersangka lain yang berinisial R dan SK alias N. Mereka merupakan tahanan narkoba,” jelas Kumbul.

Kedua tersangka baru itu orang yang mengendalikan peredaran ekstasi di Sumbar dan sekaligus yang memesan langsung barang haram itu ke Belanda lewat online.

“Jadi supaya aman, ekstasi itu dikirim melalui paket pengiriman. Tersangka R dan N mengaku barang tersebut dipesan secara online melalui sebuah situs,” ucapnya kemudian.

Tersangka R dan N adalah nara nara pidana di  Lapas Pariaman dalam kasus narkoba. Ketiganya diancam hukuman maksimal seumur hidup. (Idris)

loading...

Tuliskan Komentar Anda