Pertemuan Kedokteran dan Biologi Nuknir Indonesia di Padang

HORASNEWS.COM-Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno berharap kedokteran nuklir bisa berkembang di daerah itu terutama untuk membantu pengobatan masyarakat yang terkena penyakit berat seperti kanker.

“Sekarang baru ada dua dokter bidang ini di Sumbar. Mudah-mudahan ke depan bisa bertambah,” kata dia di Padang, Jumat.

Ia menyebutkan itu saat membuka Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Kedokteran dan Biologi Nuklir Indonesia di Hotel Inna Muara, Kota Padang, Jumat (22/09/2017).

Pengadaan peralatan kedokteran nuklir juga perlu menjadi salah satu perhatian melalui cara yang sesuai dengan aturan. Mungkin dengan bantuan pusat, atau memaksimalkan potensi dari instansi dan swasta di daerah.

“Kedua-duanya penting dan tentu harus sejalan,” ujar dia.

Ketua panitia sekaligus tokoh kedokteran nuklir Indonesia dr. Chavied Varuna, SpKN mengatakan peralatan kedokteran nuklir di Sumbar masih sangat minim.

“Satu adalah hibah dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) pada tahun 1990-an yang tentu sudah sangat ketinggalan zaman,” jelasnya. (Amri)

loading...

Tuliskan Komentar Anda