Pengusaha UMKM Dapat Durian Runtuh di HPN ke 70

Pengusaha UMKM Dapat Durian Runtuh di HPN ke 70

HORASNEWS.COM-Hasil kerajinan khas Sumatra Barat mulai diserbu perserta Hari Pers Nasional (HPN). Para pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) meraup untuk berlipat.

Setiap ivent akbar selalu mendatangkan rezeki tersendiri para pengrajin dan pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumatra Barat.

Iven Hari Pers Nasional (HPN) ke 70 yang dipusatkan di Kota Padang, Sumatra Barat menjadi durian runtuh bagi UMKM. Tidak sedikit perserta HPN yang datang dari berbagai provinsi di tanah air menyerbu hasil kerajinan orang awak.

Salah satunya adalah hasil kerajinan dari Payakumbuh yang dipajang di stand HPN sangat diminati pengunjung. Misalnya, bordiran, kain tenun dan sulaman lainnya diborong pengunjung.

Pengusaha UMKM Dapat Durian Runtuh di HPN ke 70

Menurut Rahmi, hasil penjualannya beberapa hari cukup lumayan. Dia menjual, mulai harga Rp 200 ribu hingga belasan juta rupiah. “Harganya tergantung jenis apa yang dibeli warga,” ujarnya kepada Horasnews.com.

Setiap hari rata-rata mendapatkan jual beli belasan juta rupiah. Para pembeli dari luar provinsi Sumbar. Mereka tertarik dengan hasil kerajinan Minang yang cukup khas.

Menurut Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, pelaksanaan peringatan HPN tahun ini juga menjadi peluangkan pengembangan pembangunan Sumbar dengan tekline Pariwisata dan budaya.

Pengusaha UMKM Dapat Durian Runtuh di HPN ke 70

Beberapa kegiatan pendahuluan menjelang penyelenggaraan puncak HPN 2018, panitia juga telah membuka pameran lukis,  sepeda santai ( Fun Bake) Festival Rendang, lomba budaya pantun,  dan lomba penulisan lingkungan yang hari ini bagikan hadiahnya.

“Ini bahagian dari upaya pemerintah provinsi Sumatera Barat dalam memenuhi amanah dari panitia pusat setelah penunjukan Sumbar sebagai tuan rumah HPN 2018, bagaimana HPN terselenggara dengan baik serta memberikan dampak dalam pembangunan daerah untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkap Irwan Prayitno

Pengusaha UMKM Dapat Durian Runtuh di HPN ke 70

Irwan Prayitno juga menyampaikan,  pameran dan kegiatan promosi Minangkabau Summit 2018, saat ini adalah wadah memfasilitasi UMKM Sumatera Barat untuk mempromosikan produknya guna dikenal dan disukai masyarakat serta juga untuk mendapat tambahan jual beli dalam kegiatan ini.

Dengan sinegritas pemkab/ko dengan pemeringah provinsi Sumatera Barat, tentu kemajuan produksi dan promosi daya saing berdagang para UMKM, tentunya dapat didorong dengan baik dalam mewujudkan masyarakat Sumatera Barat yang sejahtera. (Wanda)

loading...

Tuliskan Komentar Anda