Nyaleg dari Parpol Lain Anggota Dewan Wajib Mundur

HORASNEWS.COM-Pendaftaran bacaleg ke KPU Sumbar menyisakan berbagai fakta. Salah satunya, anggota legislatif yang maju dari partai lain, pada Pemilu 2019. Berbagai macam alasannya, dari keinginan sendiri sampai tidak dicalonkan dari partai lama.

Konsekwensinya, bacaleg tersebut harus mundur dari partai lama, dan harus mundur sebagai anggota DPRD/DPR RI. Sesuai Peraturan KPU No 20 Tahun 2018 Tentang Pencalonan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota.

“Calon yang berstatus sebagai anggota dewan aktif tapi maju dari partai lain, wajib mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPRD dan sebagai anggota parpol yang lama” ujar Komisioner KPU Sumbar, Gebril Daulai, Jumat 20 Juli 2018.

Sesuai dengan pasal 7 Peraturan KPU No 20 Tahun 2018, mengundurkan diri sebagai anggota DPR atau DPRD Provinsi atau DPRD kabupaten/kota.

Fenomena lain adalah keinginan partai merubah nomor urut bacaleg setelah didaftarkan ke KPU. Terkait hal tersebut, KPU menyatakan tidak ada perubahan nomor urut.

“Pada masa perbaikan parpol tidak boleh menambah bacaleg, mengubah nomor urut dan mengganti yang memenuhi syarat (MS). Parpol hanya boleh mengganti yang tidak memenuhi syarat (TMS) dan yang belum memenuhi syarat (BMS) pada nomor urut yang sama” ujar Gebril Daulai

KPU Sumbar telah selesai melakukan verifikasi bacaleg. Penyerahan hasil verifikasi administrasi bacaleg pada 21 Juli 2018. Parpol diberi waktu melakukan perbaikan syarat calon selama sepuluh hari dari 22 sampai 31 Juli 2018. (Romelt)

loading...

Tuliskan Komentar Anda