Menlu Korsel Resmikan ASEAN Culture House di Busan

HORASNEWS.COM-Menlu Korea Selatan, H.E Kyung-wha Kang meresmikan ASEAN Culture House atau ACH pada 1 September 2017 di Busan, Korea Selatan. Acara dihadiri oleh beberapa Menteri Luar Negeri ASEAN, Duta Besar dari negara-negara ASEAN di Korea Selatan dan tamu undangan lainnya. Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN mewakili Menlu RI turut menghadiri acara ini dengan didampingi oleh Duta Besar RI Seoul dan Direktur Kerja Sama Intrakawasan dan Antarkawasan Amerika dan Eropa.

“ASEAN merupakan mitra penting bagi Korea Selatan, sebagai mitra perdagangan ke-2 terbesar, kawasan tujuan investasi terbesar ke-2, dan destinasi pariwisata utama” papar Menlu Korea Selatan dalam sambutannya. Ditambahkannya bahwa pendirian ACH menjadi milestones baru bagi hubungan ASEAN dan Korea Selatan, terutama dalam meningkatkan people-to-people contacts dan people-oriented community. ACH akan menjadi platform bagi masyarakat ASEAN dan Korea Selatan dalam upaya meningkatkan mutual understanding.

Menteri Luar Negeri Filipina, mewakili negara-negara anggota ASEAN, menyampaikan congratulatory remarks dan menyatakan bahwa pendirian ACH membuktikan komitmen kuat Korea Selatan untuk meningkatkan hubungan yang lebih erat dengan ASEAN.

Setelah peresmian, para tamu undangan diajak untuk melihat setiap ruangan yang ada dalam ACH. Setiap negara ASEAN memiliki Permanent Exhibition Room, Indonesia mengambil tema “Unity in Diversity” yang memamerkan berbagai benda budaya Indonesia seperti patung, topeng, batik, tenun, dan miniatur Rumah Toraja.

Bangunan ACH yang disediakan oleh Korea Selatan bagi ASEAN memiliki luas 6.334 m2 dengan fasilitas antara lain Special Exhibition Hall, Permanent Exhibition Hall, Memorial Hall, Virtual Reality Room, Multimedia Room, Seminar Room, Cultural Experience Room, Conference Room, Theater, dan area perkantoran.

Special Exhibition Hall menampilkan budaya pernikahan tradisional negara anggota ASEAN dan Korea Selatan dengan tema “Celebrating the Beauty of Marriage, ASEAN seen through Wedding Traditions and Cultures“. Untuk pameran ini, Indonesia menyumbang baju pengantin adat Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dengan adanya ACH ini, diharapkan publik di Korea Selatan terutama Busan, dapat lebih mengenal budaya negara-negara ASEAN. ACH dibuka untuk umum pukul 10.00-18.00 selasa-jumat dan pukul 10.00-19.00 untuk sabtu dan minggu. (Sumber: Dit. KSIA Amerop)

loading...

Tuliskan Komentar Anda