Masyarakat Maligi Tuntut Haknya di PT PHP

HORASNEWS.COM-Masyarakat Jorong Maligi, Kenagarian Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pesisir, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat mendesak kepolisian untuk segera mengusut dugaan tindak pidana penggelapan PT PHP.

Demikian jumpa pers para tokoh dan masyarakat Maligi, Kenagarian Sasak, di Kota Padang, Sumatra Barat, Jumat (15/09/2017) siang. Hadir sektiar belasan tokoh-tokoh masyarakat Maligi.

Menurut kuasa hukum masyarakat Maligi, Zulhendri Hasan, masyarakat Maligi selaku pemilik tanah ulayat 2.100 hektar tidak diberikan haknya atas perbagian hasil usaha perkebunan plasma secara benar sejak 1999 oleh PT PHP (Pasaman Hijau Pasaman).

Kemudian, kata Zulhendri, Sebelumnya, masyarakat Maligi juga belum menerima pengelbaian dan pengelolaan lahan palasma tersebut yang seharusnya diterima semenjak tahun 2010.

“Sampai saat ini PT PHP masih menguasai dan memanfaatkan lahan plasma seluas 2.100 hentar. Anehnya, PHP telah melakukan perubahan perjanjian nilai pinjam dari Bank Universal (Bank Permata) secara sepihak,” katanya.

Untuk itu, kasus ini dilaporkan ke Polda Sumbar dan mendesak kepolisian untuk segera mengusutnya. Memanggil dan memeriksa ketua dan pengurus KUD Permata Sawit Maligi dan Direktur Utama PT PHP.

Namun, sejak berita ini diturunkan pihak PT PHP dan KUD belum bisa dikonfirmasi.(Amri)

loading...

Tuliskan Komentar Anda