Lonjakan Arus Mudik di Bandara Minangkabau Lebih 30 Persen

HORASNEWS.COM-Arus mudik di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman, Sumatra Barat mengalami lonjokan mencapai 30 persen dari hari-hari biasa. Diperkirakan, lonjakan penumpang ini akan belanjut hingga satu hari menjelang lebaran, karena para perantau minang pulang kampung merayakan lebaran di kampung halaman.

Pantauan Horasnews.com, arus kedatangan masih mendominasi di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, Selasa (12/06/2018) pagi.

Menurut General Manajer PT Angkasa Pura II Bandara Bandara Internasional Minangkabau Dwi Ananda Wicaksana, rata-rata tiga hari ini arus naik dan turun di bandara ini di atas 18 ribu penumpang per hari.

“Diperkirakan lebih 30 persen kenaikan penumpang. Biasanya hanya 8.000 penumpang turun dan naik di Bandara Internasional Minangkabau ini. Para perantau sudah mulai berdatangan sejak tujuh hari sebelum lebaran,” ujarnya.

Kedatangan pemudik tersebut diangkut 166 penerbangan. Para perantau minang ini mendominasi penerbangan Jakarta-Padang. Mereka datang dari kota-kota besar di Pulau Jawa dan bagian timur Indonesia.

“Jalur Jakarta- Padang masuk kategori amat padat pihaknya akan melakukan pengawasan ekstra selama arus mudik Lebaran,” ujarnya.

Sementara untuk arus balik diperkirakan akan terjadi pada 19-20 Juni serta 23 dan 24 Juni 2018.

Menurut dia, maskapai yang masuk dalam kategori pelayanan penuh adalah Garuda Indonesia dan Batik Air dengan tarif batas bawah untuk rute Jakarta-Padang adalah Rp1,9 juta dengan jarak tempuh 937 kilometer.

Kemudian untuk maskapai dengan kategori “no frill service” atau berbiaya murah tarif batas atas untuk rute Padang-Jakarta sebesar Rp1,7 juta dan batas bawah Rp1,6 juta. Masing-masing, Lion Air, Express Air, Wings Air dan Citilink.

Kemudian untuk rute Padang -Bandung tarif batas atas Rp1,6 juta, Padang-Batam Rp1 juta, Padang-Palembang Rp1,2 juta, Padang-Pekanbaru Rp640 ribu, dan Padang-Kualanamu Rp1,2 juta. (red)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here