Kisah Presiden Jokowi di Dharmasraya, Mulai Hotel Melati Hingga Diserbu Warga

Jokowi Saat Santai

HORASNEWS.COM-Presiden Jokowi dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat (07/02/2018), bermalam di Hotel Jakarta Indah, yang terletak di kawasan Pasar Pulau Punjung kabupaten Dharmasraya.

Hotel tersebut tidak tergolong hotel mewah atau hotel berbintang, melainkan hotel kelas melati.

Menurut Didik, salah seorang warga Dharmasraya, hotel tersebut biasanya tempat bermalam para sopir mobil box atau mobil kampas barang.

“Biasanya hotel itu tempat nginapnya para sopir kampas dari Padang atau dari daerah lain yang mengantar barang ke Dharmasraya,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Juna, warga kota Padang yang sudah tiga tahun menetap di Dharmasraya.

“Kalau ada tamu dari Padang atau Jakarta saya bawa ke hotel Jakarta, di sini kan tak ada hotel bintang, tapi hotel Jakarta lumayan lah, harganya bisa di nego,” kata Juna.

Di Hotel Inilah Jokwi Menginap

Frinsis, kontraktor dari Padang tak menampik bahwa hotel tersebut adalah hotel kelas melati.

“Setiap ke Dharmasraya saya nginap di situ, tarifnya Rp 100 ribu perorang, yang agak lumayan kamarnya Rp 250 ribu perkamar, yang paling bagus Rp 350 ribu,” tutur Frinsis yang sering bolak balik ke Dharmasraya urusan proyeknya.

Ditambahkan Frinsis, pilihan presiden untuk menginap di Hotel Jakarta Indah memang tepat.

“Kamarnya luas, kalau presiden nginap disana bisa jadi, soalnya kamarnya bisa di susun sesuai selera,” pungkasnya.

Mengetahui presiden menginap di hotel tersebut, warga Pulau Punjung pun ramai menyaksikan pemimpin mereka dari luar.

Warga yang mengetahui presidennya menginap di hotel kelas melati ini, rela menunggu diluar hotel, syukur-syukur orang nomor satu di Indonesia keluar hotel atau paling tidak menampakkan wajahnya.

Harapan warga yang tinggal disekitar pasar Pulau Punjung ternyata terkabul.

Tepat pukul 21.00 wib, presiden Jokowi keluar dari hotel dan kehebohanpun terjadi yang sempat membuat panik Paspamres.

Warga yang melihat Jokowi langsung berhamburan menyerbu untuk bersalaman dengan mantan walikota Solo itu.

Salah Satu Kamar di Hotel Jakarta

Jokowi bersama rombongan malam itu ingin menikmati makan mie kuah di sebuah warung makan yang hanya berjarak lebih kurang 100 meter dari hotel Jakarta.

Presiden hanya berjalan kaki ke tempat makan tersebut, sambil menyapa dan menyalami warganya dk Dharmasraya.

Presiden Jokowi menceritakan kisahnya saat bermalam di kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat. Kisah tersebut ditulisnya di dinding Facebook pribadinya “Joko Widodo”.

Begini kisah lengkap yang ditulis presiden Jokowi itu:

“Saya bermalam di Dharmasraya, sekitar 200 kilometer dari Kota Padang Sumatera Barat, semalam, setelah serangkaian kunjungan di kabupaten itu. Penginapannya bernama Hotel Jakarta Indah yang berada di Jalan Lintas Sumatera Kilometer 1 Pulau Punjung.

Saya juga menikmati malam di kota ini dengan mencoba kuliner setempat di kedai Mata Air Swalayan & Resto, tak jauh dari penginapan.

Ada donat madu, bakso, aneka mie dan nasi goreng, serta minuman kopi dan teh. Saya datang dan bergabung dengan beberapa wartawan liputan istana yang lebih dulu tiba.

Duduk di atas bangku dari drum bekas yang dibentuk menjadi sofa, mengobrol sambil menyantap mie rebus yang enak tapi pedas, satu jam berlalu tanpa terasa.

Sebelum beranjak kembali berjalan kaki ke penginapan, saya baru ingat kalau Ibu Negara yang menunggu di penginapan belum makan sejak tadi. Sebungkus mie rebus dari kedai ini pun saya bawa pulang.

Begitulah. Seharian kemarin di Kabupaten Dharmasraya, saya datang ke persawahan di Kecamatan Sitiung meninjau proyek Padat Karya Tunai, membagikan 3.000 kartu Program Keluarga Harapan, 1.247 Kartu Indonesia Pintar, dan 4.000 lembar sertifikat tanah kepada masyarakat Sumatera Barat.”(Sumber:Facebook). (red)

loading...

Tuliskan Komentar Anda