Kesadaran Masyarakat Pariaman Terhadap Sampah Masih Rendah

PT Pertamina Mengungut Sampah di Pantai Gondariah Pariaman

HORASNEWS.COM-Kesadaran masyarakat Kota Pariaman, Sumatra Barat terhadap sampah masih rendah. Menurut Wali Kota Pariaman Muchlis Rahman, pihaknya telah  berusaha mensosialisasikan sampah kepada masyarakat tetapi tetap saja tidak berhasil maksimal.

Ribuan pelajar, pemerintah, karyawan Badan Usaha Milik Negera (BUMN) PT Peramina, Satpol PP dan masyarakat Kota Pariaman, Sumatra Barat membersihkan pantai Gondariah dari serakan sampah, kemarin (4/2).

Aksi itu dihadiri oleh Direktorat Jenderal Pelestarian Lingkungan Hidup Karliansyah sehingga Wali Kota Pariaman Muchlis Rahman pun ikut turun tangan.

Muchlis Rahman menyisir Pantai Gandoriah memunguti sampah-sampah plastik.

Sejumlah pelajar pun ikut andil dalam kegiatan tersebut. Satu persatu sampah berserakan ini dimasukkan ke kantong plastic dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir  (TPA).

Menurut Muchlis Rahman, kesadaran masyarakat terhadap sampah masih rendah di daerahnya. Hal ini terbukti masih banyaknya tumpukan sampah di sepanjang 12 kilometer Pantai Gondariah ini.

Dia telah mensosialisasikan kesadaran sampah bagi pedagang dan pengunjung tempat-tempat wisata tetapi tetap saja sampah masih berserakan.

Dia juga memiliki 300 petugas kebersihan untuk membuang sampah-sampah di Kota Pariaman jumlahnya mencapai ratuan ton per bulannya.

Sementara itu, Karliansyah mengungkapkan, plastik merupakan sampah yang tidak mudah hancur dan paling banyak menimbulkan pencemaran baik di darat maupun di laut. Menurutnya, sekitar 12 persen sampah di Indonesia tidak terkelola.

“Sampah yang tidak terkelola ini berserak menyebar dan akhirnya hanyut ke laut sehingga menyebabkan pencemaran dan gangguan terhadap biota laut,” ungkapnya. (red)

loading...

Tuliskan Komentar Anda