Kehebatan Burung Beo dari Nias, Sumuatra Utara

Burung Beo Nias

HORASNEWS.COM- Salah satu jenis burung yang berasal dari Sumatera Utara dan banyak diminati oleh masyarakat adalah burung beo. Burung beo banyak dipelihara sebagai burung kesayangan karena kepandainnya bisa menirukan suara manusia.

Di antara jenis beo yang ada, Beo Nias (Gracula Religiosa Robusta) termasuk yang paling populer dan banyak diminati penggemarnya.

Beo Nias merupakan jenis beo yang endemik di Sumatera, habitatnya dijumpai di Kabupaten Nias. Untuk mencapai lokasi ini ditempuh dengan cara: mengendarai kendaraan pribadi atau kendaraan umum dari Medan sampai ke pelabuhan laut Sibolga dengan waktu tempuh sekitar 8 jam.

Dari pelabuhan ini, dengan menggunakan kapal feri melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Gunung Sitoli dengan waktu tempuh sekitar 12 jam. Alternatif lain adalah menggunakan pesawat terbang dari Medan dengan waktu tempuh 1 jam.

Karena kepandaiannya mengeluarkan bunyi dan meniru pembicaraan orang, menyebabkan burung Beo Nias ini menjadi primadona . Namun banyak juga orang tertipu disebabkan tidak dapat membedakan antara jenis beo biasa dengan Beo Nias .

Sepintas lalu antara keduanya hampir tidak ada perbedaan termasuk kemampuan berbicara meniru omongan orang. Tetapi kalau diamati lebih mendalam ternyata keduanya dapat dibedakan, yaitu pada ukuran badannya dimana Beo Nias lebih besar dari pada beo biasa serta sepasang gelambir cuping telinga berwarna kuning pada Beo Nias yang menyatu sedangkan beo biasa terpisah (tidak menyatu).

Tidak dapat dipungkiri, bahwa potensi yang dimiliki Beo Nias ini menyebabkan menjadi sasaran perburuan para penggemar burung. Tindakan tersebut, termasuk memperdagangkannya yang jelas merupakan perbuatan yang salah karena akan berdampak terhadap penurunan populasinya di habitat asli.

Oleh karena itu, pada tahun 1970 Menteri Pertanian melalui Surat Keputusannya No. 421/Kpts/Um/8/1970 telah menetapkan Burung Beo Nias sebagai salah satu satwa yang dilindungi.

Dengan demikian diharapkan adanya kesadaran seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mempertahankan kelestariannya di alam bebas, selain perlu adanya upaya penangkarannya untuk mempertahankan kelestariannya. (humas)

loading...

Tuliskan Komentar Anda