Harga Sembako di Sumbar Hinga Habis Lebaran Dipastikan Stabil

HORASNEWS.COM-Kementerian Perdagangan memastikan harga sembako di sejumlah pasar di Sumatera Barat terkendali hingga habis Lebaran nanti. Untuk mengantisipasi terjadinya gejolak harga, Kemendag bersama Pemda akan melakukan pengawasan rutin di sejumlah pasar dan meningkatkan pengawasan terhadap distributor.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Staf ahli menteri perdagangan bidang hubungan Internasional Dody Edward dan pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat menggelar pengawasan harga di Pasar Raya Padang, Jumat (8/6/2018).

Hasil pengawasan, harga-harga kebutuhan pokok jelang dan pasca lebaran relative tekendali dan tidak mengalami kenaikan. “Jika harga sembako stabil. Maka berpengaruh terhadap kestabilan inflasi. Seperti yang terjadi di Sumbar bulan lalu, ” ujar Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Internasional, Dody Edward.

Dalam monitoring di sejumlah pasar di Sumbar, seperti Kota Bukittinggi dan Padang, terpantau harga sembako masih berada dalam keadaan stabil. Seperti Gula Rp 12 ribu/ kilogram, cabai Rp 20 ribu/kilogram,  daging sapi Rp 110 ribu hingga Rp 120 ribu/kilogram dan beras Solok pada kisaran Rp 13 ribu/kilogram.

“Untuk daging segar, jika dibeli dalam jumlah banyak harganya bisa Rp 115 ribu/kilogram. Daging beku lokal Rp 110 ribu/kilogram. Sedangkan daging beku impor yang dijual di ritel modern, harganya bisa Rp 80 ribu/kg,” katanya.

Menurut Dody, stabilnya harga sembako di Sumbar saat ini tak lepas dari bantuan Pemerintah Daerah. Di samping itu, juga didukung oleh pihak terkait seperti Bulog dan distributor.

“Beras Bulog juga cukup banyak dan kami berikan peluang bagi pedagang kalau mau beli dari Bulog seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, dan beras, maka Bulog siap. Dengan kehadiran Bulog dan Pemda, menandakan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” jelasnya. (Idris)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here