Hanya Dua Pasangan Pilkada Kota Padang

KPU Padang Saat Menerima Berkas Cawako Padang (Horasnews.com)

HORASNEWS.COM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, Sumatra Barat hanya menerima dua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, periode 2018-2023. Dua pasangan calon independen sempat mendaftar lebih awal, gagal maju, karena tidak memenuhi persyaratan dukungan dilengkapi dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, Sumatra Barat hanya menerima dua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, hingga pukul 00.00 Wib, tanggal 10 Januari 2018.

Pasangan calon Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah  yang juga  incumbent Wali Kota Padang, terakhir mendaftar ke KPU Padang.

Mahyeldi  Ansharullah berpasangan dengan Hendri Septa ini diusung dua partai politik. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Pasangan Mahyeldi-Hendri Septa Pilwako Padang (Horasnews.com)

Pasangan ini tidak ikut disusung partai Gerindra yang sudah dikenal sebagai sahabat kental PKS sejak Pilpres 2014 lalu.

Mereka datang membawa persyaratan lengkap yang sudah dipersiapkan  tim pemenang pasangan ini.

Sehari sebelumnya, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, Emzalmi-Desri Ayunda yang diusung tujuh dan didukung tiga partai politik mendaftar ke KPU Padang.

Menurut Ketua KPU Padang Muhammad Sawati, hingga ditutupnya waktu pendaftaran hanya ada dua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang maju Pilkada 2018.

Pasangan Cawako Padang Emzalmi-Desri Ayunda (Horasnews.com)

Sedangkan dua pasangan independen sebelumnya sudah menyerahkan berkas ke kpu, tidak mendaftarkan diri di tanggal 8-10 Januari 2018. “Mereka Syamsuar Syam-Misliza dan Alkudri-Syafril Basir,” ujarnya.

Pasangan Alkudri-Syafril Basir, gugur sebelum diverifiaksi faktual karena tidak mendukupi dukungan 10 persen dari daftar pemilik tetap, Kota Padang.

Sedangkan pasangan Syamsuar Syam-Misliza, juga pasangan suami istri ini gagal saat tahapan verifikasi. “Pasangan ini kekurangan dukungan hampir 30 ribu dari 41 ribu 165 dukungan yang disyaratkan KPU Padang,” katanya.

Sehingga Kota Padang tidak memiliki calon independen di Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, tanggal 27 juni 2018 mendatang. (Idris)

loading...

Tuliskan Komentar Anda