Di Kabinet Mahathir Ada Bermarga Nasution

HORASNEWS.COM-Mahathir Muhamad mengumumkan nama dalam kabinet pemerintahannya. Di dalam jajaran menteri-menterinya ada seorang keturunan Indonesia bermarga Nasution.

Mahathir Mohamad yang menjadi perdana menteri tertua di dunia ini (pada usia 92 tahun), memasukkan sosok bernama Saifuddin Nasution Ismail dalam kabinetnya seperti yang kutip dari Idntimes dan dilansir tribunmedan.com.

Ya, ‘Nasution’ merupakan nama belakang yang umumnya digunakan untuk marga orang Indonesia berdarah Mandailing.

Parlimen.gov.my menginformasikan kalau pria bernama lengkap YB Dato’ Saifuddin Nasution Bin Ismail ini lahir di Singapura, pada tanggal 7 Desember 1963.

Pria berusia 54 tahun ini adalah penggiat politik di Malaysia, yang berasal dari Partai Keadilan Rakyat (PKR), dalam koalisi oposisi Pakatan Harapan.

Pakatan Harapan sendiri adalah koalisi politik informal yang ada di Malaysia.

Tak tanggung-tanggung dalam partai PKR Saifuddin menduduki jabatan strategis kepartaian yakni sebagai Sekretaris Jenderal sejak 2010.

Saifuddin dilantik menjadi Sekretaris-Jenderal PKR, menggantikan Salehuddin Hashim

Saifuddin Nasution menyelesaikan pendidikannya di Tamagawa Gakuen, Tokushima, Jepang dan mendapatkan lencana kepengurusan latihan. Saifuddin Nasution mendapatkan gelar sarjana sains dalam bidang Agronomi, dari Universiti Putra Malaysia.

Meskipun bernama belakang Nasution, Saifuddin tidak lahir di Indonesia. Ia justru lahir di Singapura.

Ismail sebenarnya merupakan patronimik, bukan nama keluarga. Sedangkan Sekretaris-Jenderal PKR ini lebih memilih untuk dipanggil dengan nama “Saifuddin Nasution”.

Nama “Nasution” sendiri merupakan tanda keturunan Mandailing, tepatnya dari Tapanuli Selatan, sebuah kabupaten di Sumatera Utara.

Keberadaan orang bermarga Nasution di Malaysia terjadi karena pada masa penjajahan Belanda ke Indonesia dulu, banyak sekali penduduk dari Sumatera berigrasi ke Kedah dan berbagai lokasi lainnya. Penyebab utamanya adalah Perang Belanda-Aceh.

Selain itu keinginan untuk menuntut ilmu agama, berniaga atau konflik di dalam keluarga membawa mereka datang ke semenanjung Malaysia.

Kiprahnya di dunia politik Malaysia tidak main-main dan dia telah dianggap figur senior dalam perpolitikan Malaysia.

Dilansir dari thestar.com.my, sebelum menjadi Sekretaris-Jenderal di Partai Keadilan Rakyat (PKR), Saifuddin pernah menjadi anggota partai pemerintahan UMNO, mulai tahun 1995-1999.

Ia pun sempat menjadi bagian protes besar tahun 1996 dalam “Second Asia Pacific Conference on East Timor”.

Kemudian ia juga pernah menjadi anggota Parlemen Malaysia untuk konstituensi Machang, di Kelantan, mulai 8 Maret 2008 sampai 5 Mei 2013.

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com.

loading...

Tuliskan Komentar Anda