BNN: Sumbar Nomor 13 Peredaran Narkoba di Tanah Air

Darurat Narkoba, Stop Narkoba

HORASNEWS.COM-Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatra Barat menggelar sosialisasi bahaya narkoba kepada sejumlah komunitas dan warga etnis tionghoa di Kota Padang, Sumatra Barat. Menurut Elmalia, Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Sumbar, Provinsi Sumbar saat ini berada diuturan ke 13 dari 34 provinsi sebagai peredaran narkoba terbanyak.

Sosialisasi dan kampanye bahaya naroba berlangsung di kantor Kelurahan Pondok, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatra Barat, Selasa (17/04/2018).

Di kawasan ini mayoritas dihuni komunitas dan etnis tionghoa. Mereka terhimpur dari berbagai organisasi dan perkumpunan. Diantaranya, Himpunan Tjinta Teman (HTT) dan Himpunan Bersatu Teguh (HBT) serta kalangan muda-mudi. Para perserta sangat antusias mengikuti sosialisasi bahaya narkoba kali ini.

Emilia, Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Sumbar

Menurut Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Sumbar Elmalia, penyuluhan dan pengenalan bahaya narkoba kepada masyarakat sangat penting.

“Saat ini peredaran narkoba di Sumbar tidak memandang golongan dan sudah merambah ke berbagai golongan. Banyak ditemukan kaum ibu-ibu yang menjadi pengedar saat ini,” ujarnya.

Kondisi saat ini, kata Emalia, daerah Sumbar sudah menjadi nomor 13 dari 34 provinsi sebagai sasaran peredaran narkoba oleh bandar-bandar. Narkoba masuk dari berbagai pintu ke Sumbar. Mulai dari pintu perbatasan provinsi tetangga hingga jalur laut dan udara.

Dia mengajak kepada masyarakat untuk lebih hati-hati dan terus mewaspadai peredaran narkoba di Sumbar. (Idris)

loading...

Tuliskan Komentar Anda