Aksi Kecam Kasus Setya Novanto

HORASNEWS.COM-Puluhan mahasiswa dan penggiat anti korupsi di Kota Padang, Sumatera Barat menggelar aksi keprihatinan atas lepasnya status tersangka Ketua DPR Setya Novanto, usai menang di sidang pra peradilan. Mereka meminta KPK untuk membuat sprindik baru untuk Setnov dan mendesak Komisi Yudisial (KY) memeriksa hakim Cepi Iskandar.

Aksi yang bertajuk Hari Kesaktian SN, digelar di monumen gempa Kota Padang, Sumatra Barat, di Jalan Gereja, Senin (02/10/17) malam.

Selain berorasi dan berpuisi,  puluhan penggiat anti korupsi, mahasiswa dan akademisi dari berbagai kampus di Sumatera Barat, menumpahkan keprihatinan mereka atas menangnya Setnov dalam sidang pra peradilan, mencabut statusnya sebagai tersangka kasus KTP elektronik.

Mereka menilai, lepasnya status tersangka Setya Novanto sebagai bencana bagi penegakan anti korupsi di Indonesia.

Selain menyatakan dukungan penuh terhadap KPK dan menolak upaya pelemahan KPK yang diduga dilakukan pansus DPR,  massa juga meminta KPK menerbitkan sprindik baru untuk Setya Novanto, karena menilai ketua dpr tersebut terlibat kasus KTP-elektronik.

“Kami juga meminta Komisi Yudisial untuk memeriksa Hakim Cepi Iskandar yang memenangkan gugatan pra peradilan Setya Novanto . Kami  menilai hakim berpihak kepada pemohon,” ujar Charles Simabura, Koordinator Aksi. (Idris)

loading...

Tuliskan Komentar Anda