KAHMI Mentawai di Lantik

HORASNESW.COM-Ketua Harian Majelis KAHMI Wilayah Sumbar Sukri Iska melantik 30 pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Kabupaten Kepulauan Mentawai, periode 2017-2022. Ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada ketua harian majelis Kahmi terpilih.

Proses pelantikan tersebut dihadiri tokoh nasional, Akbar Tandjung yang merupakan Dewan Penasehat Kahmi Pusat. Pelantikan dilaksanakan di aula Graha Viona Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar, Selasa (26/9) malam.

Ketua Harian Presidium Majelis Kahmi Mentawai, Lahmuddin Siregar menyebutkan, peran pengurus yang baru dilantik pada prinsipnya dalam merajut keberagaman dengan semangat Bhineka Tunggal Ika dalam merawat rasa kekeluargaan di Bumi Sikerei.

“Kepulauan Mentawai terbentuk tahun 1999 dimana sebelumnya berada di bawah pemerintahan Kabupaten Padang Pariaman. Saat ini sudah beumur 18 tahun dengan banyak penduduk lebih kurang 95 ribu jiwa,” ujarnya.

Mentawai yang sering disebut nama julukan Bumi Sikerei itu merupakan salah satu miniatur Indonesia yang berada di pantai barat pulau Sumatera. Walaupun Mentawai daerah kecil, akan tetapi berbagai suku ada di sana. Hal tersebut terlihat keberagaman hidup berdampingan dalam membangun NKRI, ujarnya

Terkait organisasi Kahmi yang sudah berumur 51 tahun, ia berharap dapat memberikan dampak manfaat untuk wilayah Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Kehadiran pengurus Kahmi di Mentawai untuk memperkuat ke-Indonesiaan dan Kebhinekaan. Walaupun berbeda-beda, tapi tetap satu. Indonesia hebat dalam membangun Bumi Sikerei yang lebih baik,” ujarnya.

Ke depan, ia berharap Kahmi bisa menjadi mitra pemerintah dalam memberikan gagasan, masukan serta berkontribusi terhadap kemajuan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Ia juga berharap Mentawai dapat keluar dari daerah 3 T.

Ia mengatakan, kader HMI dari beragam profesi dan latar belakang. Dengan itu diharapkan akan menjadi kekuatan membangun Kepulauan Mentawai serta membantu program pemerintah sekarang yang disebut Dasa Cita.

Dengan  adanya program pemerintah tersebut, organisasi Kahmi di Mentawai bukan sebagai perdebatan, tetapi memberikan solusi terbaik untuk Bumi Sikerei. Bahkan, Kahmi siap membangun jejaring di setiap wilayah dalam membangun kebersamaan di Mentawai ke depan, tukasnya. (ers)

loading...

Tuliskan Komentar Anda